Cara Perhitungan Zakat Fitrah: Syarat Wajib, Waktu Dan Besarannya

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang mampu pada bulan Ramadhan sebagai tanda syukur atas nikmat selesai menjalankan ibadah puasa. Zakat fitrah memiliki aturan dan cara perhitungan yang telah ditetapkan oleh syariat Islam. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail mengenai cara perhitungan zakat fitrah, termasuk syarat wajib, waktu, dan besarannya. Sebagaimana Firman Allah dalam Al-Quran yang menjelaskan tentang kewajiban seorang muslim untuk menunaikan zakat, tercantum pada ayat di bawah ini: 

Firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 43: 

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرّٰكِعِيْنَ

Artinya: “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku”

Firman Allah SWT dalam surat At-Taubah ayat 103:

خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Dengan wajibnya zakat, berikut penjelasan mengenai syarat, waktu dan besaran zakat yang harus kamu tunaikan di bulan suci ramadhan.

1. Syarat Wajib Zakat Fitrah

Zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang memenuhi beberapa syarat berikut:

  • Beragama Islam.
  • Merdeka (bukan budak).
  • Mampu secara finansial untuk membayar zakat fitrah, memiliki harta melebihi kebutuhan pokok dan hutang piutang.

2. Waktu Penentuan Zakat Fitrah

Waktu penentuan zakat fitrah sebaiknya dilakukan saat pertengahan bulan ramadhan, meskipun disarankan pada jam terbaik yaitu dimulai dari terbenamnya matahari pada malam hari raya Idul Fitri, yaitu pada malam terakhir bulan Ramadhan dan berakhir hingga sebelum shalat Idul Fitri dilaksanakan. Sebaiknya dilakukan sebelum mendekati hari raya. 

3. Besaran Zakat Fitrah

Besar zakat fitrah ditentukan berdasarkan jenis makanan pokok yang dikonsumsi oleh mayoritas masyarakat setempat. Secara umum, besar zakat fitrah adalah sekitar 2,5 kg dari makanan pokok tersebut. Di beberapa negara, biasanya digunakan beras, gandum, atau kurma sebagai standar untuk perhitungan zakat fitrah.

4. Cara Perhitungan Zakat Fitrah

Berikut adalah langkah-langkah untuk menghitung zakat fitrah:

  1. Tentukan Jenis Makanan Pokok yang Digunakan
    Pilih jenis makanan pokok yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat setempat, seperti beras, gandum, atau kurma.
  2. Tentukan Harga Standar
    Cari tahu harga standar per kilogram dari jenis makanan pokok tersebut di pasar lokal.
  3. Hitung Besar Zakat
    Kali jumlah anggota keluarga yang akan dikeluarkan zakat fitrah dengan besar zakat per individu (biasanya sekitar 2,5 kg makanan pokok).
  4. Konversi ke Nilai Uang (Opsional)
    Jika lebih mudah, Anda juga dapat mengkonversi besaran zakat fitrah ke dalam nilai uang dan memberikannya kepada lembaga amil zakat yang dipercaya.

Penutup

Zakat fitrah merupakan kewajiban yang sangat penting bagi setiap Muslim yang mampu. Dengan memahami cara perhitungan, waktu, dan besaran nya, kita dapat melaksanakan kewajiban ini dengan benar dan membantu meringankan beban mereka yang membutuhkan.

Bagi kamu yang ingin turut menyalurkan zakat dan sedekah dengan mudah, kamu bisa temukan menu Ziswaf di aplikasi Topindoku. Fitur ini bisa menerima titipan zakat dan sedekah kamu untuk disalurkan ke penerima zakat secara amanah.  Semoga artikel ini bermanfaat dalam memahami zakat fitrah dan menjadikan kita lebih peduli terhadap sesama. Aamiin.

Bagikan Artikel

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Beri komentar atau pertanyaan.x
()
x