Saat melewati jalan tol di Indonesia, mungkin kamu pernah melihat papan informasi yang menampilkan tarif tol berdasarkan golongan kendaraan. Biasanya tertulis Golongan I, II, III, IV, dan V dengan harga yang berbeda. Banyak orang masih bingung, sebenarnya apa perbedaan golongan kendaraan tersebut dan kenapa tarifnya berbeda? Yuk kita bahas, berikut penjelasan lengkapnya.
Kenapa Tarif Tol Dibagi Berdasarkan Golongan Kendaraan?
Tarif tol tidak dibuat sama untuk semua kendaraan karena setiap jenis kendaraan memiliki beban dan dampak berbeda terhadap jalan tol. Kendaraan yang lebih besar atau membawa muatan berat biasanya memiliki tarif lebih tinggi karena berpotensi menyebabkan kerusakan jalan lebih cepat.
Selain itu, pembagian golongan kendaraan juga bertujuan agar sistem tarif tol menjadi lebih adil bagi pengguna jalan.
Pembagian Golongan Kendaraan di Jalan Tol
Berikut adalah klasifikasi golongan kendaraan di jalan tol Indonesia yang umum digunakan.
1. Golongan I
Golongan I merupakan kendaraan pribadi yang paling sering menggunakan jalan tol. Contohnya: mobil sedan, mobil MPV, mobil SUV, pick up kecil, bus kecil. Karena termasuk kendaraan ringan, tarif tol golongan I biasanya yang paling murah dibanding golongan lainnya.
2. Golongan II
Golongan II biasanya digunakan untuk kendaraan yang lebih besar dengan dua gandar atau lebih. Contohnya: truk kecil dengan dua gandar
Kendaraan ini biasanya digunakan untuk transportasi barang dalam jumlah sedang.
3. Golongan III
Golongan III mencakup kendaraan logistik yang lebih besar dibanding golongan II.
Contohnya: truk dengan tiga gandar
Kendaraan jenis ini sering digunakan untuk mengangkut barang dalam jumlah besar antar kota.
4. Golongan IV
Golongan IV merupakan kendaraan besar yang memiliki empat gandar.
Contohnya: truk trailer besar, kendaraan logistik berat. Karena ukuran dan bebannya lebih besar, tarif tol untuk golongan ini juga lebih tinggi.
5. Golongan V
Golongan V adalah kendaraan terbesar yang menggunakan jalan tol.
Contohnya: truk trailer dengan lima gandar atau lebih.
Kendaraan ini biasanya digunakan untuk pengangkutan barang berat seperti kontainer atau logistik industri.
Perbedaan Tarif Tol Berdasarkan Golongan
Intinya semakin besar kendaraan maka tarif tol yang dikenakan juga semakin tinggi. Hal ini karena kendaraan besar memiliki beban lebih berat terhadap infrastruktur jalan tol.
Sebagai gambaran sederhana:
- Golongan I → tarif paling murah
- Golongan II dan III → tarif menengah
- Golongan IV dan V → tarif paling tinggi
Besaran tarifnya sendiri bisa berbeda tergantung ruas jalan tol yang dilalui.
Pembayaran Tol Menggunakan Kartu Elektronik
Saat ini pembayaran tol di Indonesia sudah menggunakan sistem non-tunai. Artinya, pengguna jalan harus menggunakan kartu uang elektronik seperti:
- e-Money
- Flazz
- Brizzi
- TapCash
Sebelum masuk tol pastikan saldo kartu cukup sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan tidak terhambat di gerbang tol. Kamu bisa isi saldo E-Toll kamu melalui aplikasi Topindoku. Topindoku adalah aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk berbagai macam kebutuhan. Dengan Topindoku kamu bisa isi pulsa, paket data, token listrik, beli tiket perjalanan dan banyak lagi! Yuk cobain pakai Topindoku sekarang, rasakan untung maksimal!
Daftar Mitra Topindoku Di Sini!

Saya bekerja di Topindoku sebagai SEO Content Writer. Selain menulis, saya mengisi waktu luang untuk travelling, fotografi dan senang mencoba hal baru.


